Arsip Tag: common sense

Kelakuan Atau Keahlian

Beberapa bulan lalu, saya diminta mencarikan orang buat proyek temen saya. Dia bilang:

“Mbok saya dicarikan programmer, kualifikasinya bisa begini begini begini. Gak usah pinter-pinter gakpapa, asal attitude nya gak aneh aneh”

Permintaan teman saya itu membuat saya berpikir, sebagian orang-orang pinter itu sampai sebegitu ndak tertib nya kah? Apa karena mereka sudah merasa pinter dalam bidangnya, lalu berbuat semaunya sendiri?

Bisa jadi, saya pernah menemui beberapa orang yang sangat ahli di bidangnya, dan bisa saya bilang, orangnya “ora enak dipangan”. Kelakuannya semau sendiri, bikin gak enak ati temen satu tim, dan seterusnya dan seterusnya. Dan kelakuan yang “ora enak dipangan” itu tadi, menghambat proses kerja tim secara keseluruhan.

Hm… Bener juga kata salah seorang temen saya. Kurang lebih dia bilang:

keahlian tanpa kesantunan tidaklah elegan.

Hamid, mencoba menjadi lebih elegan *lah kok #melantip*

Ngomong Sama Siapa?

Pernah melihat, mendengar atau membaca ini? Dimana saja, di warung, restoran, kafe, atau bahkan situs jejaring sosial?

Waah iPhone ini fiturnya keren, bisa bla bla bla… Kameranya bla bla bla… Aplikasinya bla bla bla…

Atau mungkin

Android ini asik, bisa diutak atik semau kita, responnya kenceng! Yada yada yada…

Masalah? Bagi saya sendiri tidak. Terutama kalau itu diomongkan di tempat yang pantes, dalam kafe yang agak mahal, dimana kira-kira semua orang bisa mengejar apa yang diomongkan. Ataupun kalau di dunia maya, diomongkan di group jejaring penggemar gadget, ataupun di mailing list yang temanya senada.

Menjadi menyebalkan apabila hal itu diomongkan di tempat yang kurang tepat. Di tempat yang punya audiens lebih general. Seperti akun twitter ataupun status facebook misalnya. Kenapa menyebalkan? Apa saya saja yang iri? Iya, saya iri. Dibilang begitu saya gak keberatan kok. Tapi pernah gak membayangkan ini:

Saya ngetwit: selamat pagi teman-teman iphonesian, motret apa hari ini? Atau mungkin: selamat pagi droiders, udah nyoba droid baru yang dual core? Sementara, ada satu atau dua follower saya yang masih ngetwit pake hape pas-pasan dengan harga ratusan ribu.

Ya tinggal di unfollow atau unfriend aja to kok repot? Hm, logika ini, selain saya anggap lucu, juga kurang bijak menurut saya. Tapi toh ini cuma menurut saya. Karena di bayangan saya itu seperti ngomong di suatu pertemuan, dan mengusir orang yang tidak nyaman dengan bahasan kita.

Halah Mid, mau ngiri aja belibet nulis panjang lebar…