Arsip Tag: dua

Dua

They treat you like a shit Mid. Terima aja.

Begitulah kata seorang teman kepada saya suatu waktu. Dengan sedikit prasangka baik, saya membela apa yang dia maksud dengan they.

“Ah, mungkin mereka lagi sibuk saja”, kata saya. “Toh tangan dan kaki mereka cuma dua, ndak bisa sekaligus di banyak tempat untuk ngurusin ini itu”, lanjut saya lagi.

“Iya, tangan dan kaki mereka cuma dua, tapi apa iya jumlah jam dalam hari mereka cuma dua, sampai segitunya gak ada waktu buat bertemu kamu sebagai temannya?”, kata si teman itu dengan nada datar. “Itu juga kalau kamu masih dianggap teman sama mereka”, lanjutnya tanpa ampun.

“People will avoid shit, not friend. Terima aja kamu dianggap gitu. Dianggap sampah bagi mereka. Kotor, bau, dan mengganggu”, lanjut si kawan ini. Dengan tanpa ampun dia menghajar sudut pandang saya.

“Tapi kan, mereka teman-te…”, kata saya tak selesai. Saya tak berani melanjutkan. Dan kami pun terdiam. Sementara otak saya berpikir keras mencari bahan untuk sekedar mengganti topik pembicaraan…