Arsip Tag: evangelist

Simpatik

Adalah teman saya Bagas, atau lebih sering kami panggil Djojo, Joyo, ataupun variasi tulisan lainnya, pokoknya bunyinya Joyo. Yang saya tahu sudah menjadi penggiat dan evangelist sepeda, sejak yang namanya sepedaan belum terkenal, dan menjadi hips. Joyo ini pulalah (sepanjang yang saya tahu) yang berhasil membuat Iqbal Arab bersepeda. — Iqbal ini sekarang salah satu orang yang paling rajin bersepeda yang saya tahu. Sudah menempuh rute Jogja – Solo, Magelang, Wonosobo, dan seputaran Jawa Tengah lainnya.

Adalah kesimpatikannya yang membuat Joyo ini berhasil membuat banyak orang bersepeda.Dengan tanpa koar-koar, rendah hati, dan dengan cara yang asik, dia berhasil membuat orang lain tertarik soal sepeda-sepedaan ini. Lihat saja, blog Joyo ini. Adem ayem, gak tengil meskipun benar, terbuka, dan dengan ajaibnya bisa membuat kita bilang, oh iya yah.

Tak perlu mengajak mereka bersepeda katanya. Pernyataan ini yang membuat saya berdecak kagum. Oh wow! Keren sekali pemikiran dari Joyo ini. Sangat simpatik, dan sekali lagi, saya hanya bisa bilang: Wow!

Ah, Joy, seandainya semua penggiat sepeda itu sepertimu, bukan evangelist dadakan yang antikritik. Saya tidak berniat mengadu, tapi kalau saja banyak orang lebih adem sepertimu. Dan gak menjadi arogan karena sedang menjadi mayoritas…