Yang Penting Arief Sehat

A: Halo. Sudah dibeli vitaminnya?
B: … (suara di telepon tidak terdengar)
A: Gak papa, yang penting Arief sehat, Arief pinter…

Dialog itu saya dengar di tukang nasi goreng langganan saya kira-kira habis Isya’ tadi. Pekerja proyek bangunan yang tidak jauh dari situ menyempatkan menelepon istrinya di Pemalang untuk bertanya keadaan anaknya disela-sela istirahatnya (ya, dia masih bekerja. Ini tanggal merah, dan besok hari Minggu). :’)

6 pemikiran pada “Yang Penting Arief Sehat

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *