Brisik!

Brisik mid, brisik!

Begitu kata significant other saya. Kepada saya yang akhir-akhir ini banyak bertanya kenapa begini, kenapa begitu. Kok begini, kok begitu. Dan tak jarang beberapa kali berujung keluhan.

Sekali dua kali keluhan itu tertumpah di blog ini. Ditulis dengan sedikit bumbu kemarahan dan kedongkolan, jadilah beberapa tulisan terakhir sama sekali gak enak dibaca. Setidaknya menurut si significant other saya itu. Yang langsung bilang kepada saya:

Brisik!

Bahkan tanpa e, dan ditambah dengan tanda seru.

Baiklah, sepertinya saya mesti menumpahkan sesuatu yang tidak terlalu menyebalkan. Bahkan kalau mungkin menyenangkan.

Ada ide ngomongin apa? 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *