Jakarta: Sebuah Teaser?

Belum lama ini, saya berkesempatan mengunjungi ibu kota. Di episode terakhir yang tidak lama itu, agak berbeda dengan biasanya. Kali ini saya datang untuk “bekerja”. Bukan urusan lain-lainnya. Hhe…

image

Pemandangan itulah kira-kira yang saya lihat dalam beberapa hari saya di Ibukota. Apa yang saya lakukan selama saya disitu? Ya ini, ya itu, macem-macem. Tapi yang jelas, bukan hal-hal penting. Hanya hal-hal kecil saja, kasih semangat ke orang-orang lain yang bekerja lebih serius dari saya misalnya.

Kerjaan yang gak seberapa lama ini mungkin menjadi teaser untuk saya kembali ke ibukota.

Lho? Kembali? Mungkin. Bisa ya, bisa tidak. Saya sangat cinta Jogja, dengan monarki dan kenyamanan hidupnya. Saya pengen banget untuk membangunnya, membuat semacam iklim yang asik di sana.

Saya cinta teman-teman saya. Saya telah memulai beberapa hal, mencoba dan kembali mencoba. Tapi terkadang, jenuh dan jengah menghampiri saya, melihat kenyataan, kalau Jogja terutama sirkel saya, jauh dari harapan saya.

Lalu akankah saya menyerah begitu saja dan kembali (lagi) ke ibukota? Bisa jadi, kita lihat saja nanti.

Hamid, yang menulis sambil geleng-geleng kepala karena Jogja agak sedikit berbeda dengan bayangan di kepalanya.

14 pemikiran pada “Jakarta: Sebuah Teaser?

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *